Persahabatan itu…


Apa yang ada di benak kalian jika membayangkan tentang persahabatan?

Sebuah ikatan yang indah tanpa saling mengekang dan mengatur?

Sebuah hubungan yang merasuk hati tanpa ada unsur percintaan didalamnya?

Sebuah jalinan akrab yang saya bisa berbaur dengan teman ini dan itu?

Atau hanya sebuah “kata” bila saya mempunyai seseorang yang selalu ada disamping saya saat dibutuhkan atau tidak?

Saya tidak mencari pembenaran disini.

Karena saya hanya ingin mengutarakan apa yang ada dibenak saya yang saya pendam dan selalu jadi pertanyaan yang terngiang-ngiang di benak saya.

Persahabatan suatu ikatan, hubungan, jalinan yang saya merasa nyaman dalam lingkaran persahabatan tersebut. Saya nyaman melakukan ini itu, tertawa keras, bercanda ria, urai air mata, dan hal hal lain tanpa perlu sungkan dan segan melakukannya di depan sahabat kita. Persahabatan itu tak kenal perbedaan, tak kenal agama, ras, suku dan hal berbeda lainnya. Apakah kita pantas untuk memilih milih sahabat kita harus dari kalangan yang kita inginkan? Memilih dari jumlah kekayaan sahabat kita? Tentu saja jawabannya tidak.

Kita semua pun tahu bahwa manusia yang berjuta-juta di dunia ini memiliki watak dan karakter yang berbeda-beda bahkan jika manusia itu kembar identik. Nah karena watak dan karakter manusia yang berbeda-beda itulah kita tidak bisa menyama-ratakan watak dan karakter kita dengan manusia yang lain. Begitu hal nya dengan persahabatan. Banyak perbedaan yang melingkupi setiap hubungan. Sebagai contoh sahabat saya si A berwatak bla bla bla, sahabat saya si B berwatak bla bla bla, dan sahabat saya si C berwatak bla bla bla….

Alangkah indahnya perbedaan itu bila kita tahu menyikapi secara bijak dalam suatu hubungan persahabatan. Kita mampu menerima bahwa sahabat saya si D mempunyai kelebihan dan kekurangan seperti ini ini ini, dan si  E, F, G dan lainnya….

Alangkah indahnya persahabatan bila kita paham apa yang disukai dan tidak disukai sahabat saya. Dan alangkah bahagianya apabila sahabat kita mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai oleh kita… Dan ini adalah kisah pribadi saya….

~~~~

Alangkah bahagianya saya mempunyai teman yang banyak dan sahabat yang menemani kita saat susah dan senang. Alangkah gembira nya hati ini karena mreka slalu berbagi canda tawa bersama. Saya menyukai persabatan, namun saya tidak menyukai persahabatan yang mengatur.

Sering terjadi salah seorang teman saya, walaupun dia berjenis kelamin laki-laki namun dia sangat cerewet mengomentari ini itu tentang saya dan kadang mengatur ini itu tentang saya. ITU YANG SAYA BENCI!

Saya benci diatur, diperlakukan tidak menyenangkan, Dipermalukan di depan teman teman, dan diolok-olok dengan kata kata yang kasar… Saya rasa itu tidak pantas dilakukan oleh teman laki-laki saya kepada saya. *Disini konteks teman laki-laki adalah benar benar pure teman, tanpa ada suatu ikatan apapun dan kaitan hati.

Saya merasa gusar sekali. Sangat gusar. Tapi memang selalu saya anggap angin lalu kata kata teman saya itu. Namun se tuli-tulinya kuping saya, setebal-tebalnya kulit saya, saya tetap tidak bisa selalu mengabaikan kata kata teman saya itu. Memang hal itu yang selalu dilakukan teman saya sebagai lucu-lucuan atau pun gurauan pelepas lelah seharian bekerja. Hal itu pun dilakukan teman saya kepada teman-teman saya yang lain. Saya paham betul itu cara kami untuk selalu dekat satu sama lain namun saya tidak tahu apakah dalam hal ini dia paham bahwa saya adalah perempuan/wanita yang kodratnya memang berhati sensitif dan gampang terbawa perasaan? Atau memang dia sengaja tutup mata yang penting puas untuk selalu mengolok-olok saya?

Saya Tidak Tahu.

Saya Tidak Tahu karena Saya Tidak Tahu.

Hari ini saya memang sedang dalam keadaan tidak baik untuk di olok-olok dan ditertawakan… Saya terlalu rapuh hari ini… Saya memang marah dalam hati tapi tetap saya redam sendirian. Lagu lah yang membuat saya lebih tenang malam ini. Dan lagu ini adalah soundtrack di malam yang sedikit tercemar oleh kemarahan yang tidak seharusnya. Dan lagu ini yang menemani saya menulis di blog ini.. Lagu ini adalah lagu berjudul “DESEMBER” Dibawakan oleh EFEK RUMAH KACA

” Slalu ada yang bernyanyi dan ber elegi di balik awan hitam…

Smoga ada yang menerangi sisi gelap ini

Menanti seperti pelangi setia menunggu hujan reda…

Aku selalu suka sehabis hujan di bulan desember.. di bulan desember

Slalu ada yang bernyanyi dan ber elegi dibalik awan hitam

smoga ada yang menerangi sisi gelap ini

menanti seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember.. dibulan desember “

Berikut adalah sebagian lirik dari lagu “DESEMBER” tersebut. Lagu yang indah menurut saya.

Saya rasa cukup bagi saya untuk mengeluarkan uneg uneg pribadi saya dalam blog ini. Semoga saya lebih baik lagi dalam mengolah emosi saya dalam hubungan persahabatan saya.

~~~

Persahabatan adalah hubungan terindah kedua setelah hubungan keluarga.

Regards

-PARASARIMBI-

Iklan

Huh..hah..huh..hahhhhh


Huh..hah..huh..hahhhhh

Ampun ampunan deh ya, kalo panas-panasan bukannya minum es ato minum yang seger seger gitu, ini malah makan sambel. sambel gitu. ga pake apa apa. mana bisa nelen???

Pengalaman semalem, sehabis pulang kuliah jam 8 malem, saya sama temen saya pergi ke suatu tempat yang isinya jual makanan ~~Songong, bilang aja warung makan~~  Warung tempe penyet tepatnya. Udah lama juga sih pengen kesana nraktir temen saya inih, soalnya temen saya ini baik banget loh, waktu tanggal tua duit mepet, dia berbaik hati bayarin makanan saya. Jadi gantian sayalah yg nraktir temen saya ini, dan temen saya ini orangnya sangat baik banget, dipesenin makanan aja dia bilang samain punya saya. Yaudah deh saya kan pesennya NASI TELOR PENYET + SAMBAL MENTAH + ESTEH 2. OKEOKE bau sambelnya emang sangat yammi sekali…. tapi bener bener deh ya kebangetan banget pedesnyaaaa. Baru juga setengah permainan errr maksudnya setengahnya makan, saya dan temen saya ini ~~Oke saya sudah pegel mengetik dengan kata “temen saya”, saya ganti. “temen saya” sebut saja “bunga”~~   NAHH.. saya dan “bunga” ini pun kepedesan dan megap megap kayak kambing abis ngisep knalpot.

PUEDESSSSSS Ya Tuhan…..

Kantung mata berasa basah karena kringet. Philtrum juga basah kena kringet bermunculan. Mata berair. Dan bagian idung pun gamau kalah. Ingus bening pun dengan malu malu tanpa permisi main seluncuran aja di dalem rongga idung saya. Alhasil tangan kanan masukin nasi kemulut dan tangan kiri pegang tisu buat ngelap kringet dan ingus. HAHAHAHAHAHAAHa gokillll parah.

Temen saya sih ~ups  si “bunga” kepedesan juga critanya cuman dia kan orangnya pemalu, jadi pedesnya dia cuman dipendem dalam hati. Gatau ya kalo dalem hati dia nyumpah nyumpah gara gara kepedesan hahahaaha Sorry ya “bunga”.

Air esteh udah mulai berpindah tempat, dari yang semula anteng didalem gelas trus jadi kesedot sama sedotan masuk ke mulut saya. Tapi Ya Tuhaaan sama sekali ga ngefek apa apa tapi malah makin pedes. Makin diminum makin ga ilang pedesnya padahal udah hampir tinggal esbatu doang itu. Selanjutnya karena ga kuat nahan pedes akhirnya saya pesen lagi esteh selanjutnya….

Ini percakapan saya dengan masnya pelayan warung

“Mas, esteh tambah segelas lagi ya..” Kata saya

“Waduh estehnya habis mbak ” Kata masnya

“Hadeeh, es jeruk deh mas ”

“Es jeruknya juga habis mbak, yang sachetan mau ga mbak? Nutrisari? “

” Iya deh apalah terserah, ga masalah “. Udah mulai pasrah

Masnya ngomong ke mas pelayan satunya kemudian ngomong lagi

” Duh maaf mbak ini esnya yang habis, air putih gimana mbak?

Saya makin pasrah, pengen jedotin kepala masnya ke sedel sepeda motor

” Ho’oh boleh boleh air putih dingin ya”

 

Dan akhirnya setelah penantian panjang saya menanti air pun lewat sudah. Air putih nya rada rada anget sih, cuman pas saya minum Eh ternyata langsung ada efeknya loh. Pedesnya udah mulai berkurang dikit. Beda sama pas minum air es tadi, pedesnya ga ilang malah makin pedes kayaknya.

Ibu saya sih pernah bilang kalo makan makan yang pedes banget minumnya air anget kalo ga ya minum air yang manis manis contohnya susu ato makan coklat. Dan perkataan orang tua itu memang benar. Walau kadang kita yang muda sering membantah, hahaha anak durhaka…

 

Okeeee dan pesen saya ini adalah Jika Anda Makan Makanan yang Pedas Minumlah Air Hangat dan jangan pernah sekalipun anda coba coba minum air aki ato air baigon. BERBAHAYA.

 

Sumber link dari : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=15366512

 

 

Regards

~ PARASARIMBI~

Liburan tinggal seminggu lagi


Anak-anak yang masih sekolah masih asik bermain main tanpa harus terburu-buru mandi dan memakai seragam sekolah sesaat bangun dari tidur. Ada yang diajak ayah dan bunda untuk pergi ke tempat wisata. Dan ada yang liburan ke tempat kakek dan nenek di desa… haiihh saya rindu masa masa saya ketika masih SD. Rasanya begitu lepas tanpa beban apapun dalam pikiran saya kala itu. Yang ada hanya bermain bermain dan bermain.

Sekarang pun saya masih menikmati liburan walaupun tidak full liburan. Karena saya mulai dewasa, saya bekerja dan bersekolah (di perguruan tinggi tentunya) pun tidak terlalu fokus lagi dengan hal hal tentang liburan. Cukup bercengkrama dengan teman dan kawan bagi saya sudah merupakan suatu liburan yang penuh hiburan. Dan saya sadar, saya bekerja di suatu tempat yang ketika anak anak sekolah libur saya pun ikutan libur. Banyak tanggungjawab yang harus saya tampu di pundak saya. Menyiapkan hari selanjutnya untuk mengusir rasa malas yang selama 2 minggu lebih untuk menjadi lebih siap lagi menyambut tahun ajaran baru.

 

Saya bahagia sekali sepupu saya yang tinggal di Banten pulang kampung, aihhh kangen yang terobati dengan sepupu sepupu kecil saya ini. Dan saya paling kangen dengan sepupu saya yang satu ini

 GambarGambarGambar Gambar

 GambarGambar

Sepupu saya ini namanya Farhan, tapi keluarga biasa memanggil dengan panggilan Rifki. Anaknya nakalnya Ngajubileh… tapi biar bandel tapi paling nurut kalo udah dijanjiin sesuatu.. Jumat kemaren kita main main ke sawah yang padinya udah berisi namun warnanya masih ijo. Damai banget rasanya (ga terlalu damai juga, deket jalan raya jadi bising). Metik padi, lewat pematang sawah ahh surga sekali rasanya…

Sejak hari jumat kemaren, saya sama sekali belum ketemu sepupu saya sampe sekarang.

SAYA KANGEN SEKALI.

Aihh semoga besok besok masih bisa ketemu lagi di liburan yang tinggal seminggu lagi ini…

 

regards

~ Parasarimbi ~