Hal yang Tak Ingin Terulang #10DaysKF #Day10


Bagaimana rasanya bisa menyelesaikan tantangan menulis dari Kampus Fikis dalam 10 hari dengan tema yang berbeda tiap harinya?

Apa ya?

Seneng karena akhirnya bisa juga konsisten menulis walau dalam waktu 10 hari. Bangga akhirnya bisa menang melawan kemalasan. Tapi capek banget rampung kerja ga bisa langsung bobo karena harus nulis dulu sampe tengah malam.

Dan yang jelas ini pengalaman yang sangat berharga buat saya karena dengan tantangan menulis ini saya jadi bisa belajar kalau menulis itu butuh teknik dan skill. Ga bisa asal-asalan dalam menulis seperti yang saya lakukan di menjelang akhir #10DaysKF

Okay,

Kali ini temannya adalah tuliskan sebuah hal yang kamu berjanji tak ingin mengulanginya lagi. Adakah hal yang tidak ingin saya ulangi lagi di waktu mendatang?

Banyak.

Kemalasan

Saya berjanji untuk mengurangi kadar kemalasan saya (Belum berani untuk tidak mengulanginya lagi, karena jalan satu-satunya untuk menghilangkan kemalasan saya adalah mengurangi kadar kemalasan saya satu persatu dahulu).

Tidak semangat kerja

Kalau yang ini saya sangat berjanji untuk tidak mengulanginya kembali. Saya sudah mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan dan saya menikmati proses tiap harinya saya bekerja. Saya akan selalu bersemangat untuk bekerja because I love my job.

Tidak menepati janji

Banyak sekali pasti yang kecewa dengan kelakuan saya yang tak kunjung menyelesaikan dua fanfiction yang saya tulis di blogspot saya. Ada beberapa yang kesal dan marah-marah karena cerita tak memiliki progres setahun ini. Kesalahan saya adalah membuat mereka penasaran akut, hehehe. Jadi saya berjanji untuk menepati menyelesaikan fanfiction saya hingga tamat.

Cuek

“Cuek tak baik adanya, cuek buang jauh-jauh….”

Yap semoga sikap cuek ini menghilang seiring usia yang bertambah detik demi detiknya. Dan cuek ini akan tergantikan dengan rasa yang peduli dan penuh welas. Lebih perhatian pada keluarga dan kerabat dekat serta para kenalan.

Gampang sakit hati

Ini juga lumayan susah, saya ini termasuk orang yang mudah sekali tersinggung dan sakit hati (beberapa tahun terakhir). Sedikit tersentil langsung kena hati. Ini sayang menyiksa men. Dan itulah alasan mengapa akhir-akhir ini saya jarang bergaul karena saya takut sakit hati (alasan opo iki)

Saya tidak bisa langsung menghilangkan dan tidak mengulanginya lagi tapi menurunkan  kadarnya sedikit-sedikit. Karena mudah sakit hati itu masalah hati yang terkadang tak disadari kalau sudah tersentil. Semoga saya lebih bisa sikap yang tidak baik ini. Aamiin.

Solo, 27 Januari 2017

Iklan

Hallo silahkan tinggalkan komentar ya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s